Pemkab Alokasikan Rp5 Miliar Pembinaan Atlet di Kolaka

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar melalui APBD 2026 yang diperuntukkan bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk pembinaan atlet lokal guna membangkitkan kembali kejayaan prestasi olahraga daerah itu.
Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin di Kolaka, Kamis, mengatakan bahwa dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap pembinaan atlet dan pemenuhan target prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
”Kami telah menyiapkan Rp5 miliar untuk kita hibahkan kepada KONI. Ini adalah bentuk kecintaan pemerintah terhadap olahraga di Kabupaten Kolaka,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya refleksi terhadap capaian prestasi olahraga Kolaka yang sempat meredup.
Menurutnya, sekitar delapan tahun lalu, Kabupaten Kolaka sangat disegani dengan predikat juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), namun mengalami penurunan prestasi dalam empat tahun terakhir.
”Tugas kita pemerintah adalah memberikan fasilitas dan seluruh kemampuan. Target kita, pada Porprov tahun ini kita kembalikan kejayaan yang pernah kita raih delapan tahun lalu,” ujarnya.
Selain dukungan anggaran, Pemkab Kolaka juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pengurus cabang olahraga (cabor), dan pihak swasta dalam mengoptimalkan potensi atlet lokal.
Ia menekankan agar dana pembinaan tersebut dimanfaatkan secara efektif untuk pelatihan rutin dan uji coba atlet.
”Tolong kepada pengurus KONI dan ketua cabor agar dana pembinaan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada dana, tetapi tidak ada pelatihan atau tes yang dilakukan,” ucap Husmaluddin.
Husmaluddin menambahkan bahwa Pemkab Kolaka juga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana olahraga serta menggandeng pihak swasta di wilayah lingkar industri guna mendukung ekosistem olahraga yang lebih berkelanjutan.
Ia berharap dengan dukungan anggaran yang signifikan tersebut, atlet-atlet yang berlaga merupakan murni putra daerah Kabupaten Kolaka, sehingga hasil dari pembinaan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
”Kami ingin atlet kita adalah masyarakat asli Kolaka. Itulah alasan kami berani menghibahkan dana sebesar itu, agar anak-anak Kabupaten Kolaka yang menikmati hasilnya dan membanggakan daerah,” jelasnya.(ds/Ono)