Kemendikdasmen Siap Umumkan Hasil Asesmen Nasional pada Oktober

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap mengumumkan hasil Asesmen Nasional yang meliputi hasil survei karakter, literasi, numerasi hingga lingkungan belajar TA 2025/2026 pada bulan Oktober.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan Asesmen Nasional yang dilakukan bersamaan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak akan diumumkan bersamaan dengan hasil TKA, mengingat pihaknya memerlukan waktu dalam memproses dan menganalisis secara mendalam jawaban survei para murid.
“Asesmen Nasional yang memuat bagian dari survei karakter dan literasi numerasi itu nanti akan diumumkan formalnya pada bulan Oktober. Karena kami perlu pengolahan dan analisis yang agak mendalam, tidak sekaligus pada saat pengumuman TKA. Ya, mohon bersabar nanti akan kami umumkan kemudian,” kata Toni di Jakarta pada Jumat.
Ia mengatakan pengumuman hasil Asesmen Nasional tersebut juga tidak menutup kemungkinan akan bersamaan dengan pengumuman hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 yang dilakukan setiap tiga tahun sekali.
Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen Rahmawati menambahkan hasil Asesmen Nasional TA 2025/2026 baru akan diumumkan pada bulan Oktober mendatang dikarenakan responden yang akan mengisi survei bukan hanya murid, namun juga guru dan kepala sekolah.
Adapun proses pengisian survei lingkungan belajar oleh para guru dan kepala sekolah belum dimulai sehingga pihaknya belum dapat mengumumkan hasil Asesmen Nasional.
“Pelaksanaan Asesmen Nasional diintegrasikan dengan TKA, utamanya yang respondennya murid supaya murid tidak berkali-kali melaksanakan asesmen. Tetapi, responden pada Asesmen Nasional itu tidak hanya murid ya, guru dan kepala sekolah juga mengisi survei lingkungan belajar dan itu belum dimulai,” kata Rahmawati.
Di samping itu, ia menambahkan pengisian survei tersebut juga telah memasuki tahun keenam sehingga pihaknya berupaya untuk mengolahnya dengan lebih cermat dan hati-hati.
Hal itu bertujuan agar hasil Asesmen Nasional tidak hanya mencerminkan penilaian TA 2025/2026, namun juga tren dan capaian selama lima tahun ke belakang.
“Dan untuk survei ini, ini sudah memasuki tahun ke-6, maka pengolahannya jauh lebih cermat dan hati-hati. Karena kami tidak hanya mau menyampaikan hasil di tahun ini, tetapi juga bagaimana trennya selama 5 tahun kebelakang,” ujarnya.(ds/Antara)