Literasi dan Inklusi Keuangan Diperluas di Kalangan Pelajar Kendari

Listen to this article
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat menerima penyerahan secara simbolis rekening pelajar dari Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar. (ds/HO-Bank Sultra.)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan kepada kalangan pelajar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus dilakukan untuk mendukung terwujudnya ekosistem menabung generasi muda.

 

Sebanyak 60.819 rekening tabungan pelajar telah dibuka sebagai bagian dari penguatan literasi keuangan sekaligus pembentukan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia dini.

 

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa pembentukan ekosistem keuangan yang inklusif di lingkungan sekolah sangatlah penting untuk menanamkan budaya pengelolaan keuangan sehat serta mencegah perilaku konsumtif pada anak.

 

“Memiliki rekening tabungan bukan sekadar menyimpan uang, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter agar anak-anak terbiasa hidup teratur, disiplin, dan bertanggung jawab. Menabung sejak dini harus menjadi budaya,” kata Siska.

 

Dia menyampaikan jika saat ini tabungan pelajar di Kota Kendari telah mencapai angka yang cukup besar hingga 90 persen. Meski begitu, pihaknya tetap akan terus menggenjot hingga seluruh pelajar di daerah tersebut memiliki minimal satu rekening per orang.

 

“Kami optimistis dapat segera mencapai target 100 persen. Terima kasih kepada Bank Sultra, OJK, BI, LPS, serta seluruh pihak yang peduli. Mari bersama kita wujudkan target Satu Rekening Satu Pelajar demi mencetak Generasi Emas Indonesia,” ujar Siska.

 

Di tempat yang sama, Direktur Utama (Dirut) PT BPD (Bank) Sultra Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan bahwa dari total 60.819 rekening yang disalurkan kepada pelajar di Kota Kendari, sebanyak 50.537 rekening merupakan fasilitas dari Bank Sultra, sementara 10.282 disalurkan melalui BPR Bahteramas.

 

“Pembukaan lebih dari 50 ribu lebih rekening SimPel ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan langkah nyata kami dalam membangun fondasi kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini,” kata Andri Permana.

 

Dia menyampaikan jika pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang aman, mudah diakses, dan relevan bagi para pelajar.

 

“Dukungan fasilitas perbankan modern saat ini, menabung tidak lagi serumit dulu. Kami berharap tabungan ini menjadi pemicu lahirnya generasi muda Kendari yang mandiri secara finansial dan siap menyongsong masa depan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Fuad Zaen memastikan masyarakat dan para pelajar tidak perlu khawatir menyimpan dana mereka di perbankan.

 

“Saat ini cakupan penjamin simpanan di Sulawesi Tenggara telah mencapai 99,98 persen. Semua itu dijamin oleh LPS,” kata Fuad.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar