Kemen KKP Pacu Ekonomi Pesisir Konawe Lewat Kampung Nelayan Merah Putih

DINAMIKA SULTRA.COM, KONAWE – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memacu roda perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui optimalisasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono saat ditemui di Konawe, Senin, mengatakan bahwa dirinya telah melihat langsung pembangunan fisik KNMP di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, yang saat ini menjadi salah satu dari 100 titik pembangunan tahap pertama.
“Kawasan ini menjadi bagian dari 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah selesai dibangun. Target kita pada akhir tahun ini dapat menyelesaikan hingga 1.269 titik, sehingga siap untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Trenggono.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran sarana dan prasarana produksi perikanan yang lengkap di Konawe diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal, sekaligus mendongkrak produktivitas nelayan agar dapat ‘naik kelas’.
Pembangunan kawasan pesisir ini merupakan bagian dari target jangka panjang pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun hingga 5.000 titik KNMP di seluruh wilayah Indonesia.
“Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kawasan pesisir relatif belum tersentuh secara optimal. Jika di sektor pertanian sudah didukung bendungan, irigasi, dan subsidi pupuk hingga mencapai swasembada, maka kini saatnya sektor pesisir kita dorong melalui penyiapan sarana dan prasarana produksi yang memadai,” ujarnya.
Trenggono mengungkapkan untuk skema pengelolaan dan operasional fasilitas KNMP tersebut, seluruh sarana yang telah rampung nantinya diserahterimakan kepada pihak desa. Pengelolaannya akan dikembangkan sebagai salah satu unit usaha di bawah Koperasi Desa Merah Putih.
“Selain fasilitas penunjang utama seperti pabrik es, cold storage, dan SPBU Nelayan (SPBN), kawasan tersebut juga dilengkapi area kuliner. Pemerintah daerah pun berencana memadukannya dengan program penataan kawasan permukiman nelayan di sekitarnya,” ungkap Trenggono.(ds/Ono)