Kolaka Verifikasi CPCL Peremajaan Kakao

Listen to this article
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka, Muh Samin Samad, di Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). melakukan percepatan verifikasi calon petani dan calon lokasi (CPCL) untuk program peremajaan dan perluasan tanaman kakao seluas 700 hektare dari Kementerian Pertanian guna mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka Muh Samin Samad saat ditemui di Kolaka, Kamis, mengatakan program ini sangat penting mengingat kondisi tanaman kakao di Kolaka rata-rata telah berusia tua sehingga ketersediaan benih berkualitas juga menjadi kebutuhan dalam meningkatkan produktivitas petani.

 

“Ini program dari Kementerian Pertanian. Jadi, Kabupaten Kolaka mendapatkan program peremajaan dan perluasan komoditi kakao seluas 700 hektare untuk tahun 2026. Saat ini teman-teman teknis di lapangan sedang menyiapkan datanya,” katanya.

 

Untuk memastikan bantuan turun tepat sasaran, pihaknya tengah berfokus menyelesaikan kelengkapan dokumen administratif, titik koordinat, legalitas lahan, serta legalitas kelompok tani yang disyaratkan oleh Kementerian Pertanian.

 

Samin menjelaskan bahwa seluruh kelompok tani penerima bantuan wajib terdata secara resmi dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

 

“Syarat untuk mendapatkan program ini cukup ketat. Pengelolaan dokumen seperti legalitas lahan dan kelompok adalah yang paling utama, tidak bisa sekadar memberikan bibit,” ujarnya.

 

Samin menambahkan bahwa alokasi bibit unggul program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan teknis, yakni sebanyak 1.000 batang bibit kakao per hektare.

 

“Jadi, satu hektare itu seribu bibit pohon yang bersertifikat,” tambahnya.

 

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data di lapangan, komoditas kakao di Kolaka mayoritas tersebar Kecamatan Wolo, Samaturu, Wundulako, Baula, dan beberapa kecamatan lainnya.

 

Samin berharap penyaluran bantuan bibit kakao tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini dengan tetap memperhatikan dinamika kondisi cuaca setempat agar penanaman dapat berjalan optimal.

 

Melalui program peremajaan dan perluasan ini, produktivitas tanaman kakao di Kabupaten Kolaka diharapkan dapat meningkat secara signifikan sehingga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan para petani kakao di daerah tersebut.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar