Dinkes Palembang Gencarkan Gerakan Kampung Sehat

DINAMIKA SULTRA.COM, PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun 2026 ini menggencarkan gerakan kampung sehat di 107 kelurahan guna meningkatkan kesadaran warga kota mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami menggencarkan gerakan kampung sehat, tertib, teratur, dan bersih (GKSTTB) untuk meningkatkan kesadaran warga mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Kepala Dinkes Palembang dr. Fenty Aprina di Palembang, Rabu.
Untuk menggencarkan GKSTTB, pihaknya menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Palembang turun ke kelurahan yang tersebar di 18 kecamatan itu.
Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan edukasi mengolah sampah rumah tangga secara bijak dan melakukan daur ulang agar memiliki nilai ekonomi.
“Sampah perlu diolah secara bijak karena jika dibuang sembarang tempat dapat mencemari lingkungan dan menjadi sumber penyakit,” katanya.
Dia menambahkan, sampah juga bisa memberikan nilai ekonomi jika didaur ulang dengan mengembangkan tempat pengolahan/bank sampah terpadu berkonsep daur ulang (reduce, reuse, recycling/3R) sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di lingkungan permukiman.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan juga edukasi kepada warga di setiap kelurahan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Pola hidup bersih dan sehat merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan ketahanan nasional.
“Warga harus memperhatikan indikator pola hidup sehat seperti tidur cukup, olahraga secara rutin, hingga mengonsumsi sayur dan buah-buahan,” katanya.
Sebelumnya Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan pihaknya melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menyukseskan gerakan kampung sehat dan mengedukasi warganya menerapkan PHBS.
”Kader PKK yang tersebar di wilayah 18 kecamatan cukup efektif dilibatkan dalam menyukseskan gerakan kampung sehat serta mengedukasi warga mengenai pentingnya menerapkan PHBS di lingkungan keluarga serta kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.(ds/Antara)