KKP dan Sultra Salurkan 50 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT

Listen to this article
Kapal Pengawas Orca 06 yang mengangkut bantuan KKP RI dan Pemprov Sultra untuk korban gempa di NTT. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan logistik sebanyak 50 ton untuk merespons penanganan pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

“KKP berkoordinasi dengan Gubernur Sultra untuk mengumpulkan pasokan bantuan guna menyokong kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana di NTT,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai prosesi pelepasan bantuan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Sultra, Senin.

 

Trenggono menyebutkan bahwa bantuan logistik tersebut terdiri atas 40 ton dari alokasi KKP dan 10 ton dari Pemprov Sultra.

 

“Komoditas yang dikirimkan mencakup beras, mie instan, minyak goreng, gula kemasan, biskuit, ikan kaleng, perlengkapan bayi dan wanita, selimut, hingga pasokan obat-obatan,” ujarnya.

 

 

 

Dia mengungkapkan jika seluruh logistik diangkut menggunakan Kapal Pengawas Kapal Orca 06 milik KKP dengan estimasi waktu pelayaran menuju lokasi bencana Maumere, NTT, sekitar dua hingga tiga hari tergantung kondisi cuaca di perairan.

 

Trenggono menambahkan, pengiriman tahap pertama ini difokuskan untuk penanganan darurat, sembari jajarannya melakukan pendataan terhadap masyarakat pesisir serta pelaku usaha perikanan yang terdampak. KKP juga menyiagakan sejumlah armada kapal operasional di wilayah Konawe yang siap dikerahkan sewaktu-waktu jika diperlukan dukungan armada logistik tambahan.

 

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan aksi kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas Pemprov Sultra dan pemerintah pusat terhadap warga NTT yang sedang mengalami musibah.

 

“Di sela-sela agenda peringatan HUT ke-81 RI, kita bersama KKP bergerak cepat menyalurkan kepedulian. Kita harapkan dalam dua hingga tiga hari logistik ini tiba di titik sasaran sehingga langsung dapat dimanfaatkan warga yang membutuhkan,” sebut Andi Sumangerukka.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar