Kendari Siapkan Bank Sampah Bagi ASN Dukung Gerakan Kebersihan Kota

Listen to this article
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat meluncurkan Bank Sampah untuk ASN Pemkot Kendari, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan fasilitas bank sampah bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung gerakan kebersihan di daerah tersebut.

 

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat ditemui di Kendari, Jumat, menyampaikan bahwa bank sampah ini merupakan program inisiasi pemerintah kota dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui peran langsung ASN.

 

Menurutnya, jika gerakan penanggulangan sampah dimulai dari lingkup ASN maka cita-cita menjadikan Kendari lebih bersih akan tercapai.

 

Siska mengatakan dengan adanya Bank Sampah ini juga dapat mengurangi daya tampung produksi sampah yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, bank sampah bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih memperhatikan risiko lingkungan.

 

“Tentu tujuannya agar Kendari semakin sehat dan bersih serta mensinergikan dengan program Asri dari Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

 

Siska menjelaskan sesuai instruksi Wali Kota nomor IV tahun 2026 yang meminta setiap ASN menyetor sampah plastik sebanyak dua kilogram selama sebulan. Apalagi saat ini ada sekitar 10.505 orang ASN yang berdinas di pemerintah kota Kendari.

 

Menurut Siska, upaya penanggulangan sampah didukung penuh melalui kolaborasi aktif dan keterlibatan bersama seluruh elemen masyarakat.

 

“Mari kita jadikan bank sampah ini bukan sekedar program kerja di atas kertas tetapi gerakan hati dan tindakan nyata kita bersama demi mewujudkan Kota Kendari yang bersih sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari Tajwid menambahkan bahwa program bank sampah khusus bisa mengurangi produksi sampah di Kota Kendari.

 

Ia menyampaikan produksi sampah di Kendari mencapai di kisaran 256 ton per hari. Jumlah ini akumulasi dari sampah yang dihasilkan per orang dikali jumlah penduduk.

 

“Kehadiran bank sampah ini menjadi langkah bersama untuk menjaga keasrian lingkungan dan mendukung optimalisasi pengelolaan di TPA,” katanya.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar