Koltim Siagakan Mesin Pompa Air di Desa untuk Cegah Karhutla

Listen to this article
Bantuan mesin pompa air yang disiagakan di desa-desa untuk cegah karhutla dan mengatasi kekeringan di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. (ds/HO-Pemkab Koltim)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiagakan bantuan mesin pompa air di desa-desa sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan.

 

“Pompa air ini disiapkan untuk mendukung respons awal apabila terjadi kebakaran sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan,” kata Yosep Sahaka saat menyerahkan bantuan mesin pompa air dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor penanganan karhutla.

 

Yosep Sahaka menjelaskan bahwa melalui rakor tersebut, Pemkab Koltim bersama instansi terkait menyepakati penguatan pemantauan titik panas (hotspot) serta sistem koordinasi cepat ketika ditemukan potensi kebakaran demi mencegah api meluas.

 

Usai menyelenggarakan rapat di Kantor Camat Lalolae, Yosep bersama jajaran Forkopimda turun langsung meninjau titik kebakaran di kawasan lahan gambut Kecamatan Lalolae. Peninjauan lapangan tersebut bertujuan memastikan kondisi lahan, kesiapan personel, hingga efektivitas peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran.

 

Dalam peninjauan itu, Yosep Sahaka mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

 

“Masyarakat juga kami minta aktif melaporkan jika menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum meluas,” ujar Yosep Sahaka.

 

Melalui langkah ini, Pemkab Koltim bersama Forkopimda dan seluruh unsur terkait terus memperkuat kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko karhutla serta dampak kekeringan di wilayah Kolaka Timur.

 

Rakor tersebut dipimpin oleh Plt Bupati Koltim Yosep Sahaka bersama unsur Forkopimda, serta dihadiri oleh Ketua DPRD Koltim Jumhani, Sekda Koltim Rismanto Runda, Wakapolres Koltim Kompol Syariddin, perwakilan Dandim 1412/Kolaka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan para kepala desa.(ds/Ono)

#sulawesitenggaraKolaka Timur
Comments (0)
Add Comment