Kendari Gelar Literasi Keuangan Bagi Guru Guna Cegah Investasi Ilegal

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar literasi keuangan bagi kepala sekolah dan guru sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mencegah praktik investasi ilegal.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari Nismawati di Kendari, Sultra, Jumat, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi langkah penting agar tenaga pendidik mampu mengelola keuangan secara bijak dan memahami berbagai produk serta layanan jasa keuangan.
“Guru memiliki peran strategis sebagai agen edukasi yang tidak hanya mendidik siswa di sekolah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan yang sehat,” kata Nismawati.
Ia menyebutkan bahwa perkembangan sektor jasa keuangan membuka berbagai peluang investasi yang legal dan produktif. Karena itu, mereka perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai investasi di pasar modal agar tidak mudah terjebak pada praktik investasi ilegal maupun penipuan berkedok investasi.
“Di kegiatan itu, para kepala sekolah dan guru juga diberikan kesempatan membuka rekening saham sebagai langkah awal mengenal investasi di pasar modal,” ujarnya.
Menurut Nismawati, program itu diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, transparan, dan berada di bawah pengawasan regulator.
“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya diterapkan dalam pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga dapat disampaikan kepada peserta didik dan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan,” ujarnya.
Nismawati mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari lembaga jasa keuangan dan pasar modal yang memaparkan materi mengenai perencanaan keuangan, pengenalan investasi, mekanisme pembukaan rekening saham, hingga cara berinvestasi secara aman dan bertanggung jawab.
Dia juga berharap sinergi dengan para pemangku kepentingan di sektor keuangan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sehingga mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat dan terhindar dari praktik investasi ilegal.(ds/Ono)