Pemkot Kendari Latih IRT Agar Lindungi Anak di Ruang Siber

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melatih para ibu rumah tangga (IRT) agar bijak memanfaatkan teknologi digital sekaligus mampu melindungi anak dari berbagai ancaman kejahatan di ruang siber.
Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa pesatnya perkembangan teknologi membutuhkan pemahaman dan pengawasan bijak dari orang tua, terutama para ibu yang menjadi pendidik pertama di lingkungan rumah tangga.
“Ibu rumah tangga memiliki peran sangat strategis dalam membangun budaya literasi digital. Orang tua tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi teladan dan pendamping anak agar berinternet secara sehat, aman, dan produktif,” kata Amir Hasan saat membuka pelatihan literasi digital di Kendari.
Ia menjelaskan bahwa ruang digital saat ini menyimpan berbagai potensi bahaya bagi anak-anak dan keluarga, mulai dari maraknya penyebaran informasi bohong (hoax), perundungan siber (cyberbullying), penipuan digital, hingga risiko penyalahgunaan data pribadi.
Oleh karena itu, penguatan kapasitas literasi digital bagi para ibu menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan serta membentuk karakter generasi muda di era digital.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi bagaimana kita bijak, bertanggung jawab, dan memiliki etika dalam memanfaatkan ruang siber,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari Hj Hasria Amir Hasan menyebutkan kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 120 peserta yang terdiri atas anggota DWP tingkat kota, kecamatan, kelurahan, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kecamatan se-Kota Kendari.
“Melalui pelatihan ini, para ibu rumah tangga diharapkan mampu menjadi agen dan pelopor literasi digital yang tidak hanya membentengi keluarga, tetapi juga mengedukasi lingkungan masyarakat sekitar,” ucap Hasria Amir.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari Sahuriyanto Meronda menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong literasi digital berbasis keluarga agar masyarakat semakin adaptif, memiliki daya kritis dalam memilah informasi, serta mampu memanfaatkan media digital untuk kegiatan produktif.
“Pelatihan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pemanfaatan media digital untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat,” ujarnya.(ds/Ono)