Menteri LH Ajak Generasi Muda Dukung Program Prioritas Prabowo

Listen to this article
Menteri LH Jumhur Hidayat saat menghadiri peringatan HUT ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta pada Sabtu (29/8/2026). (ds/ANTARA/HO-KNPI.)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat mengajak generasi muda untuk berkolaborasi mengawal berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

Hal itu disampaikan Jumhur saat menghadiri peringatan HUT ke-53 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta pada Sabtu (29/8).

 

“Presiden Prabowo saat ini sedang melakukan revolusi di berbagai sektor, termasuk dalam pemberantasan korupsi. Saya berharap pemuda, khususnya KNPI, mendukung gerakan ini,” ujar Jumhur dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

 

Menurut Jumhur, pemerintahan Prabowo telah menjalankan berbagai program prioritas yang diarahkan untuk membenahi sejumlah sektor strategis sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

 

Perubahan tersebut menjadi bagian dari sebuah revolusi di berbagai sektor. Oleh karena itu, ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga tampil sebagai kekuatan yang mengawal dan memastikan agenda perubahan tersebut berjalan secara konsisten.

 

Sejumlah program prioritas pemerintah, kata dia, menunjukkan adanya upaya untuk mengubah pola pembangunan agar lebih memberikan manfaat kepada masyarakat luas, tetapi, tetap dibutuhkan dukungan masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk menjadi pelopor perubahan.

 

“Perubahan tersebut harus diarahkan untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

 

Jumhur juga menempatkan pemberantasan korupsi sebagai bagian penting dari agenda pembenahan negara. Menurutnya, pemerintahan yang bersih menjadi salah satu syarat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.

 

“Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan dan menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara,” paparnya.

 

Menurutnya, perang terhadap korupsi tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Masyarakat harus menjadi bagian dari gerakan tersebut, termasuk pemuda yang memiliki posisi strategis dalam membangun budaya integritas.

 

“Pemuda harus ikut mengawal. Jangan sampai perubahan yang sedang dilakukan pemerintah hanya menjadi urusan pemerintah. Ini harus menjadi gerakan bersama. Kalau pemuda hanya menjadi penonton, maka perubahan tidak akan menjadi gerakan rakyat,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung semangat perubahan yang dijalankan Presiden Prabowo.

 

Haris mengatakan KNPI akan mendorong agar energi pemuda diarahkan untuk memperkuat pembangunan nasional sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah.

 

“Kami mendukung semangat revolusi yang dilakukan Presiden Prabowo,” kata Haris.

 

Menurut Haris, pemuda harus menjadi kekuatan yang produktif, kritis dan konstruktif. Dukungan terhadap pemerintah, kata dia, bukan berarti menghilangkan sikap kritis, tetapi memastikan setiap kebijakan strategis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.(ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar