Bank Sultra Digitalisasi Keuangan Pemkab Konsel dengan KKPD

Listen to this article
Foto bersama usai pelaksanaan MoU antara Pemkab Konsel dan Bank Sulawesi Tenggara. (ds/HO-Bank Sultra)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KONSEL – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mendukung percepatan digitalisasi keuangan daerah lewat penerbitan serta mengimplementasikan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) bagi Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

 

Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa komitmen digitalisasi tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Sultra dan Pemkab Konawe Selatan.

 

“Nota kesepakatan tersebut mencakup kerja sama menyeluruh antara Pemkab Konawe Selatan dan Bank Sultra dalam penggunaan kartu kredit pemerintah daerah, yang kemudian ditindaklanjuti secara teknis melalui perjanjian kerja sama penerbitan serta tata cara penggunaan KKPD bagi seluruh instansi di lingkup Pemkab Konawe Selatan,” kata Andri Permana.

 

Dia menegaskan bahwa posisi Bank Sultra sebagai mitra utama dan strategis pemerintah daerah yang siap mengawal transformasi digitalisasi perbankan modern di kawasan tersebut.

 

“Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sultra berkomitmen memberikan dukungan secara menyeluruh, baik penyediaan infrastruktur perbankan, pendampingan teknis, hingga koordinasi di lapangan agar implementasi KKPD di Kabupaten Konawe Selatan dapat terwujud dengan maksimal,” ujarnya.

 

Andri Permana mengungkapkan jika penerapan KKPD merupakan salah satu langkah konkret dalam mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Skema ini diyakini mampu meningkatkan fleksibilitas, keamanan, serta efisiensi dalam pelaksanaan belanja modal maupun operasional pemerintah daerah.

 

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar berfokus pada digitalisasi alur pembayaran instansi pemerintah, melainkan juga berorientasi jangka panjang pada pembentukan ekosistem tata kelola keuangan publik yang akuntabel.

 

“Kolaborasi ini tidak hanya mengakselerasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, tetapi juga membangun ekosistem keuangan publik yang jauh lebih efisien, terukur dan terintegrasi,” tambah Andri Permana.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar