DJPb: Belanja Negara di Sultra Capai Rp17,8 Triliun per September

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi belanja negara di wilayah Bumi Anoa mencapai Rp17,8 triliun atau setara 68,5 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp25,98 triliun per September 2026.
Kepala Kanwil DJPb Sultra Iman Widhiyanto, saat ditemui di Kendari, Sultra, Rabu, menyampaikan bahwa penyerapan anggaran terus diakselerasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memastikan efektivitas berbagai program pembangunan strategis di Sultra.
“Realisasi belanja negara di Sulawesi Tenggara hingga triwulan III tumbuh positif, ditopang oleh kinerja belanja pemerintah pusat serta penyaluran transfer ke daerah (TKD) yang terus terjaga,” kata Iman.
Dia menyebutkan bahwa dari total realisasi tersebut, penyerapan belanja pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga di Sultra tercatat sebesar Rp6,1 triliun atau 62,3 persen dari alokasi pagu Rp9,78 triliun.
“Penyerapan ini didominasi oleh belanja pegawai, operasional instansi, serta penyelesaian berbagai proyek infrastruktur modal,” ujarnya.
Iman mengungkapkan untuk komponen transfer ke daerah (TKD) menjadi kontributor terbesar realisasi belanja negara di Sultra dengan nilai penyaluran mencapai Rp11,7 triliun atau 72,2 persen dari total pagu TKD sebesar Rp16,2 triliun.
“Penyaluran TKD tersebut mencakup dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) fisik dan nonfisik, serta dana desa yang ditransfer langsung ke pemerintah kabupaten dan kota se-Sultra,” ungkap Iman.
Dia menambahkan bahwa DJPb Sultra mendorong seluruh satuan kerja kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan penyerapan anggaran menjelang akhir tahun anggaran 2026 agar memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat.(ds/Ono)