BPS RI Tetapkan Sultra Jadi Lokasi Pencanangan Serentak Sensus Ekonomi 2026

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) menetapkan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai lokasi pusat pencanangan serentak pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) seluruh Indonesia.
“Hari ini merupakan momentum penting karena menandai dimulainya pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh Indonesia. Dari Sulawesi Tenggara, kita memulai langkah besar untuk mencatat perekonomian bangsa,” kata Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi dalam Apel Gabungan di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Kendari, Senin.
Sonny mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sultra. Menurut dia, komitmen pemerintah daerah merupakan cerminan dari visi bersama bahwa pembangunan yang tepat sasaran harus didasarkan pada basis data yang berkualitas.
Ia memaparkan, SE2026 merupakan agenda strategis sepuluh tahunan untuk memotret struktur dan karakteristik perekonomian makro maupun mikro. Berbeda dengan sensus sebelumnya, SE2026 kini memperluas cakupan dengan mengintegrasikan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Selain itu, petugas akan bergerak secara door-to-door menjangkau aktivitas ekonomi keluarga guna memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi nasional maupun daerah. Pendataan lapangan ini dijadwalkan berlangsung selama dua setengah bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Sonny mengajak seluruh pelaku usaha, UMKM, pemerintah daerah, akademisi, media, dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan SE2026 melalui gerakan “TIR”.
“Gerakan TIR yaitu Terima kedatangan petugas sensus, Isi data dengan benar, dan yakin bahwa Rahasia data dijamin penuh serta terjaga oleh undang-undang,” ujarnya.
BPS mencatat perkembangan ekonomi Sultra menunjukkan tren positif dengan proyeksi sekitar 280 ribu unit usaha yang tersebar di berbagai wilayah. Data hasil sensus ini nantinya menjadi dasar untuk mengidentifikasi sektor unggulan daerah serta merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Hugua menyatakan dukungan penuh dan kesiapan daerahnya dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026 demi menghasilkan data ekonomi yang akurat serta berkualitas.
“Dengan sensus ini tentu akan lahir data yang akurat. Sektor-sektor yang potensial akan semakin terpetakan sehingga intervensi kebijakan pemerintah ke depan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Hugua.
Hugua juga menyampaikan apresiasi kepada BPS RI yang telah mempercayakan Sulawesi Tenggara sebagai lokasi utama pencanangan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tingkat nasional.
Pencanangan resmi tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirene bersama serta pemasangan rompi dan tanda pengenal kepada perwakilan dari total 2.600 petugas sensus yang diterjunkan di wilayah Sultra.(ds/Ono)