DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) yang akan dimulai Rabu, 21 April 2026 telah rampung.
Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, yang juga Ketua Panitia Lokal, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.P., telah meninjau langsung 13 fakultas lokasi ujian guna menjamin kelancaran pelaksanaan.
Dr. Herman, S.H.,LL.M., mengatakan, UTBK SNBT UHO dipastikan berjalan dengan lancar. Seluruh persiapan telah dilakukan dengan maksimal.
“Hari ini, saya bersama Wakil Rektor I telah melakukan peninjauan ke 13 fakultas yang menjadi lokasi pelaksanaan UTBK. Saat ini saya berada di Fakultas Peternakan sebagai titik kunjungan terakhir. Kami memastikan bahwa pelaksanaan ujian besok dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun,” ujarnya.
Ia menegaskan, penting untuk disampaikan kepada Camaba bahwa UTBK merupakan seleksi yang sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing calon mahasiswa dalam menjawab soal ujian.
Sistem yang digunakan berbasis komputer, sehingga prosesnya berlangsung secara objektif dan transparan, tanpa adanya campur tangan dari pihak manapun.
“Oleh karena itu, kami menghimbau agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta. Informasi seperti itu tidak benar dan hanya merupakan janji-janji yang bertujuan untuk mengambil keuntungan pribadi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.P., mengungkapkan, jumlah peserta UTBK di UHO tahun ini mencapai 10.076 orang. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 21 hingga 28 April.
“Kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur ini sekitar 3.000 orang atau 40 persen, sehingga jumlah peserta yang mengikuti tes jauh lebih besar dibandingkan kuota jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP),” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan UTBK SNBT dalam sehari dilakukan sebanyak dua sesi.
“Saat ini, pelaksanaan ujian didukung oleh 30 laboratorium komputer yang telah disiapkan, masing-masing Laboratorium diisi kurang lebih 25 unit komputer,” jelas Prof. Santiaji.
Prof. Santiaji menambahkan, UHO menghimbau agar seluruh peserta mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk menjaga kondisi fisik dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi selama ujian.
Mengingat pelaksanaan UTBK berlangsung dalam dua sesi setiap harinya dengan durasi waktu yang cukup panjang, peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mengikuti ujian secara optimal.
“Kemudian kami juga menghimbau agar peserta jangan menggunakan kendaraan pribadi, hal ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” Tutup Prof. Santiaji. (ds/adf)