FT UHO Gelar Coaching Clinic PKM

Listen to this article
Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT UHO) menggelar Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), di Hotel Horison Kendari Rabu (22/4/2026). (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Coaching Clinic Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), di Hotel Horison Kendari Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini juga, sebagai upaya strategis dalam meningkatkan partisipasi dan kualitas proposal mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong lebih aktif berinovasi dan memanfaatkan peluang pendanaan yang tersedia, sekaligus menghasilkan karya yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Dekan FT UHO, Dr. Ir. Ishak Kadir, ST. MT., mengungkapkan, program PKM, khususnya melalui kegiatan coaching clinic, secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen FT dalam mendorong semangat dan partisipasi mahasiswa.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi serta kemauan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai skema program yang telah disediakan,” ujarnya.

Ia menyebut, dengan adanya sekitar 120 kuota dalam berbagai skema PKM, peluang ini dinilai sangat besar dan sayang untuk tidak dimanfaatkan.

Oleh karena itu, coaching clinic ini dihadirkan sebagai pemicu (trigger) agar semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk berpartisipasi dan mengajukan proposal.

“Saat ini tercatat sekitar 47 peserta yang mengikuti kegiatan, namun diharapkan jumlah tersebut tidak berhenti sampai di situ. Justru setelah kegiatan ini, minat mahasiswa diharapkan semakin meningkat sehingga lebih banyak lagi proposal yang diajukan dalam PKM,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Mahasiswa FT UHO diharapkan tidak hanya bergerak dalam bidangnya sendiri, tetapi juga dapat berkolaborasi dengan bidang kesehatan, pertanian, sosial budaya, hingga ekonomi. Dengan demikian, produk yang dihasilkan dari PKM benar-benar memberikan dampak nyata.

“Sejalan dengan semangat kampus berdampak, hasil dari program PKM diharapkan tidak hanya menjadi dokumen semata, tetapi dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” harapannya.

Ke depan kata dia, diharapkan jumlah proposal yang masuk akan terus bertambah, tidak hanya dari peserta yang telah hadir, tetapi juga dari mahasiswa lain melalui peran aktif ketua jurusan dan koordinator program studi dalam menyosialisasikan peluang ini.

“Kehadiran narasumber yang kompeten juga menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Dengan pengalaman membimbing berbagai proposal hingga lolos pendanaan, narasumber diharapkan mampu memberikan strategi dan trik praktis dalam menyusun proposal yang berkualitas dan berpeluang besar untuk didanai,” kata Ishak Kadir.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT UHO, Prof. Dr. Ir. Adris A. Putra. ST. MT. IPM. ASEAN. Eng., mengatakan, PKM merupakan wadah resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang dirancang untuk mendorong mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif, inovatif, dan ilmiah.

Melalui PKM, mahasiswa tidak hanya diasah kemampuan akademiknya, tetapi juga dilatih dalam soft skills seperti berpikir kritis, kerja tim, dan problem solving.

“PKM hadir dalam berbagai bidang yang dapat disesuaikan dengan minat dan keahlian mahasiswa, mulai dari riset eksakta dan sosial humaniora, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan karya inovatif dan teknologi. Selain itu, terdapat pula skema insentif seperti gagasan futuristik tertulis dan artikel ilmiah sebagai bentuk kontribusi pemikiran bagi kemajuan bangsa,” tuturnya.

Ia mengungkap, tidak hanya sebatas program, PKM juga menjadi gerbang menuju ajang bergengsi nasional, yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), yang mempertemukan mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi dan berkolaborasi.

“Dengan persyaratan yang relatif terjangkau mahasiswa aktif, bekerja dalam tim, dan didampingi dosen pembimbing PKM menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat. Sudah saatnya mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku perubahan. Mari berinovasi, berkarya, dan mengharumkan nama kampus melalui PKM,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan agenda rutin tahunan FT yang mengacu pada program resmi dari kementerian. “Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan ide, inovasi, dan kreativitas mahasiswa, khususnya dalam bidang penelitian, kewirausahaan, serta pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa setiap tahun, kegiatan ini terus dilaksanakan agar mahasiswa FT memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mengikuti program tersebut, terutama dalam hal penyusunan proposal kegiatan.

“Selain itu, program ini juga menjadi bagian penting dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya pada aspek prestasi akademik maupun non akademik mahasiswa,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa, dari sisi capaian, terlihat adanya tren peningkatan partisipasi mahasiswa setiap tahunnya. Jika sebelumnya jumlah proposal yang lolos pendanaan hanya berkisar 1 hingga 3 judul, kini dapat mencapai hingga 10 judul dalam berbagai skema.

“Bahkan, tidak jarang satu mahasiswa terlibat dalam lebih dari satu proposal, baik sebagai ketua maupun anggota pada skema yang berbeda,” Tutup Prof Adris. (ds/adf)

#kendariFT UHOFT UHO Gelar Coaching Clinic PKMUHO
Comments (0)
Add Comment