Sultra Gelar Pasar Rakyat Guna Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah

Listen to this article
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra La Ode Muhammad Shalihin saat meninjau pelaksanaan Pasar Rakyat di Kendari, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Pasar Rakyat guna membantu warga mendapatkan berbagai komoditas sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga murah.

 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM La Ode Muhammad Shalihin saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa Pasar Rakyat yang diselenggarakan selama dua hari pada 14–15 Juli 2026 tersebut juga dirangkaikan dengan penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

 

Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan pasar rakyat ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.

 

“Hari ini merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional. Kami merayakannya melalui pasar rakyat dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Kendari Barat dan wilayah sekitarnya,” kata Muhammad Shalihin.

 

Ia menjelaskan bahwa pasar rakyat ini menjadi wadah kolaborasi antarsektor yang melibatkan pelaku UMKM, koperasi, Perum Bulog, hingga sejumlah mitra usaha terkait lainnya.

 

“Adapun sejumlah komoditas yang dijual pada Pasar Rakyat tersebut meliputi beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp55 ribu per karung, minyak goreng Rp22 ribu per kemasan, telur ayam Rp45 ribu per rak, serta bawang merah dan bawang putih seharga Rp40 ribu per kilogram,” ujarnya.

 

Sementara itu, untuk tabung LPG 3 kilogram dijual dengan harga Rp20 ribu per tabung. Khusus pembelian LPG bersubsidi tersebut, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi, hasil pindai (scan), atau foto kartu keluarga (KK) sebagai salah satu syarat administrasi pembelian.

 

“Semua pihak kami libatkan di sini, mulai dari pelaku UMKM, Bulog, koperasi, dan berbagai mitra lainnya. Tujuannya agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan dengan harga terjangkau,” sebut Muhammad Shalihin.

 

Melalui momentum Harkopnas ke-79 ini, Muhammad Shalihin berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat peran koperasi dalam menopang perekonomian daerah, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar